BOGOR – Suasana kebersamaan terasa dalam Family Gathering Majelis Ta’lim Baitul A’la PAC LDII Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, yang digelar di Villa Bukit Pancawati, Kabupaten Bogor, Sabtu–Minggu, 29–30 Agustus 2026.
Mengusung tema “Kenal, Kompak, Barokah”, kegiatan ini menjadi ruang bagi keluarga besar Majelis Ta’lim Baitul A’la untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kekompakan antarwarga.
Sebanyak dua bus dan 23 mobil pribadi membawa peserta menuju lokasi pada Sabtu pagi. Setibanya di Villa Bukit Pancawati, peserta langsung mengikuti berbagai aktivitas dan permainan kelompok yang dirancang untuk membangun keakraban serta kerja sama.
Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Majelis Ta’lim Baitul A’la. Tahun ini, Family Gathering juga menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Ketua panitia, Muhammad Fernandes, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat hubungan antarwarga.
“Harapannya, warga semakin akrab, saling mendukung, dan dapat menjaga kekompakan dalam setiap kegiatan,” ujar Fernandes.
Menurutnya, kegiatan nonformal seperti permainan kelompok dan aktivitas di luar ruangan dapat membangun kedekatan yang tidak selalu terbentuk dalam kegiatan keagamaan rutin.
Selain mempererat hubungan antarwarga, kegiatan di alam terbuka juga dimanfaatkan sebagai sarana tadabbur alam, yakni merenungi kebesaran Allah melalui keindahan dan ketenangan alam.
“Melalui Family Gathering ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat beribadah dan kontribusi positif di tengah masyarakat,” tambah Fernandes.
Sementara itu, Pembina LDII Kayuringin Jaya, H. Sriyanto, melalui H. M. Fathoni, menilai Family Gathering memiliki peran penting dalam membangun kerukunan dan kerja sama antarwarga.
“Kami berharap, melalui kebersamaan di alam terbuka seperti ini, rasa kekeluargaan kita semakin solid sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang harmonis dan religius,” ujarnya.
Pengurus Majelis Ta’lim Baitul A’la, Ganang, mengatakan pemilihan Villa Bukit Pancawati juga mempertimbangkan kebutuhan anak-anak untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar lingkungan formal.
Menurutnya, suasana alam dapat menjadi sarana rekreasi sekaligus edukasi bagi anak-anak, sembari mempererat hubungan antarkeluarga.
Hal senada disampaikan Hj. Siti Masruroh, salah satu peserta. Ia mengapresiasi panitia dan seluruh keluarga besar Majelis Ta’lim Baitul A’la yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap Family Gathering dapat terus menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta mendorong keluarga besar Majelis Ta’lim Baitul A’la untuk semakin rukun dan solid.
Dari sisi pendidikan, Hj. Siti Masruroh menilai kegiatan semacam ini memiliki nilai edukatif. Family Gathering, menurutnya, tidak hanya menjadi kesempatan untuk berlibur, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran nonformal bagi anak-anak melalui interaksi, kerja sama, dan pengalaman langsung di lingkungan alam.
Kegiatan yang melibatkan kepanitiaan dari kalangan pemuda LDII tersebut dipandu Thony Fernandhezt sebagai master of ceremony (MC). Dengan pembawaan yang interaktif dan energik, Thony turut menjaga suasana acara tetap hidup dan membuat peserta terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Family Gathering ditutup dengan suasana penuh kebahagiaan. Bagi keluarga besar Majelis Ta’lim Baitul A’la, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen untuk melepas penat, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan, memperkuat kekompakan, dan menciptakan kenangan bersama.
